Rabu, 07 Maret 2018

CARA MEMILIH DAGING YANG BAIK

KIAT SEPUTAR DAGING

            Ingin mengonsumsi makanan sehat? Selain mengandung vitamin, makanan sehat harus mengandung nutrisi yang dibutuhkan tuubuh. Tidak hanya bahan makanan yang sehat, cara masaknya pun akan memberikan dampak yang besar terhadap nilai nutrisi yang tersaji dalam makanan. Memasak bukan sekedar menjadikan bahan mentah menjadi makanan yang siap dimakan. Diperlukan kiat mengolah makanan agar gizi makanan tetap dapat memenuhi kebutuhan kita. Mungkin banyak diantara kita yang belum menyadari bahwa gizi yang terkandung dalam makanan dapat hilang jika proses penyimpanan dan pengolahan tidak dilakukan secara benar.

          Oleh karena itu masaklah dengan dengan benar agar masakan yang disajikan masih memiliki nutrisi lengkap. Ingat “ makan itu tidak sekedar makan saja. Akan tetapi, makanan tersebut harus memenuhi gizi yang sempurna. Gizi yang sempurna sangat dibutuhkan untuk menjaga vitalitas kesehatan tubuh kita.” Berikut ini menyajikan beberapa cara penyiapan dan pengolahan makanan yang tepat dan sehat, mulai dari pemilihan bahan-bahan makanan, penggunaan peralatan yang tepat, proses memasaknya, sampai proses penyiapannya.


 DAGING ( sapi dan kambing) merupakan bahan makanan lezat dan bergizi. Mungkin itulah sebabnya harga daging cukup mahal. Namun demikian, bahan makanan yang lezat dan brgizi ini tidak akan terasa nikmat jika cara mengolah dan memasaknya kurang tepat. Oleh karena itu, kita perlu ngetahui cara memilih, mengolah, dan memasak dengan tepat. 

A. Cara mengenali daging sehat 
Daging merupakan bahan makanan yang mengandung gizi tinggi yang baik untuk kesehatan tubuh manusia. Namun demikian, daging juga dapat menjadi media atau tempat yang sangat baik bagi untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan kuman. Baik kuman yang dapat menyebabkan pembusukan daging maupun kuman yang dapat menyebankan gangguan kesehatan manusia. Oleh karena itu penting bagi kita mengenali daging yang berkualitas baik sebelum mengolahnya menjadi masakan. Berikut beberapa dasar untuk memilih daging yang baik dan sehat. 
  1. Cap atau stempel Daging sapi, kerbau, domba, dan kambing yang sehat dan dijual di pasaran   memiliki cap dari dinas peternakan atau dari Dinas yang menyatakan bahwa daging tersebut    dalam kondisi “BAIK”. Berdasarkan peraturan, cap wajib diberikan pada daging setelah pemeriksaan kesehatan di RPH ( Rumah Pemotongan Hewan ).
  2. Warna Daging Warna daging merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk menilai mutu daging yang dapat dilihat secara langsung. Warna daging di tentukan oleh kandungan dan keadaan pigmen daging yang disebut mioglobin dan dipengaruhi oleh jenis hewan , umur, pakan, aktivitas otot, penanganan, dan reaksi-reaksi kimiawi yang terjadi pada daging. 
  3. Kondisi permukaan daging Permukaan daging segar akan terasa lembab dan tidak berlendir. Selain itu, dagiing yang bermutu ditandai dengan permukaan daging yang bersih, dan bebas dari kotoran-kotoran yang nampak oleh mata. Adapun daging yang kotor akan mudah rusak dan busuk. 
  4. Bau Bau daging dipengaruhi oleh jenis hewan, pakan, umur daging, jenis kelamin, lemak, lama wakru, dan kondisi penyimpanan. Bau daging dari hewan yang tua relatif lebih kuat dibandingkan hewan muda, demikian pula daging dari hewan jantan memiliki bau yang lebih kuat daripada hewan betina. Oleh karena itu, pada umumnya tidak diperlukan perkembang biakan sel didalam bahan makanan untuk menjadi berbahaya. 
  B. Mengenal Ciri-Ciri Daging

1. Daging Sapi Muda 
  • Warna daging pada umumnya agak pucat, kelabu putih sampai merah pucat dan menjadi tua. 
  • Daging terdiri dari serabut-serabut halus. 
  • Konsistensi daging agak lembek 
   




2. Daging Sapi Dewasa
         
 a. Daging berwarna merah terang 
      b. Daging berserabut halus dengan sedikit lemak 
         c. Konsistensi daging liat/ kenyal. 
           d. Bau dan rasa daging aromatis. 
             e. Bersih, tidak terdapat darah pada daging 
                f. Permukaan daging mengkilap. 

   


3. Daging Kambing 
          a. Warna daging merah muda pucat. 
          b. Lemak berwarna putih menyerupai lemak domba. 
          c. Bau daging kambing jantan lebih menyengat daripada bau               daging kambing betina. 

   






 4. Daging Domba 
         a. Daging terdiri dari atas serabut halus  
         b. Warna daging merah muda. 
         c. Konsistensi daging cukup tinggi. 
         d. Banyak lemak di otot. 
         e. Baunya sangat khas. 
         f. Lemak berwarna putih. 

 


   5. Daging Kuda 

         a. Warna daging merah kehitaman hingga kecoklatan, oleh                   karena pengaruh udara. 
         b. Serabut otot besar dan panjang, konsistensi padat, diantara               serabut tidak ditemukan lemak. 
         c. Bau dan rasa sedikit manis. d. Lemak berwarna kuning                     emas dengan konsistensi lembek. 

 



  6. Daging Kerbau

        a. Pada umumnya daging kerbau liat jika disembelih pada                    umur tua. 
        b. Serabut otot kasar dan lemaknya berwarna putih.
        c. Rasanya hampir sama dengan daging sapi. d. Warna daging              merah tua (gelap)





C. Identifikasi pemalsuan Daging

    1. Daging Sapi Gelonggongan

        a. Warna Daging merah pucat.
        b. Konsistensi daging lembek
        c. Permukaan daging basah, kadar airnya                   sangat banyak. Akibatnya, berat daging               berkurang.
        d. jika direbus daging sapi gelinggongan                  akan menyusut lebih banyak                                  daripada daging sapi asli.

   2. Daging ( Bangkai/ Mati Sebelum Disembelih )
   
       a. Mempunyai Bau khas bangkai.
       b. Terdapat irisan leher/ bekas pemotongan rapi.
       c. Adanya darah yang membeku di arteri/ pembuluh darah dan             venajugularis.
       d. Warna daging kehitaman (3-5jam setelah kematian )
       e. Usus berwarna kebiruan.
       f. Paru, Jantung dan Organ lain masih ada darah.
       g. Konsistensi daging lemah sekali, bahkan sampai berlubang.

  3. Daging Segar Yang Diawetkan dengan ES Batu
      a. Warna daging agak pucat.
      b. Organ dalam agak mengeras.
      c. Bau khas daging berkurang.
      d. Permukaan dfaging Agak Basah.

 D. Kiat Membeli Daging

   1. Daging yang baik berwarna merah terang dan lemaknya berwarna kuning.
   2. Pilihlah daging yang jelas sebagai bagian tubuh hewan tertentu, seperti bagian Paha, Iga, atau             sengkel, sehingga tidak ragu bahwa daging yang dibeli itu bukan daging campuran.
   3. Hindari daging campuran yang sudah tida dapat di identifikasi. Daging oplosan biasanya terdiri          dari berbagai bagian tubuh hewan yang sudah dipotong-potong kecil sehingga tidak terlihat jelas        bagian daging yang ditawarkan penjual.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar